PSMS Mengamuk! Persiku Dibantai 6-0, Stadion Utama Sumut Bergemuruh
DELI SERDANG – Enam gol! Enam kali Stadion Utama Sumatera Utara bergemuruh! PSMS Medan tampil brutal di hadapan 2.117 pendukungnya dan menggilas Persiku Kudus dengan skor telak 6-0 pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027, Minggu.
Sejak menit pertama, Ayam Kinantan langsung menerkam.
PSMS bermain agresif, menekan tanpa henti dan membuat Persiku nyaris tak diberi kesempatan bernapas. Pesta gol bahkan dimulai ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit.
Phillerson menjadi pembuka pesta. Sepakan sang penyerang mengoyak gawang Persiku dan membuat stadion meledak dalam sorak-sorai.
Belum sempat Persiku bangkit, Phillerson kembali menghantam.
Menit ke-12, ia mencetak gol keduanya sekaligus membawa PSMS terbang 2-0.
Lima menit kemudian, giliran Ragil yang menggetarkan jala Persiku. PSMS unggul 3-0 dan tekanan semakin menggila.
Pada menit ke-21, Silverio ikut mencatatkan namanya di papan skor. PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.
Namun, pesta belum selesai.
Memasuki babak kedua, PSMS tetap bermain dengan intensitas tinggi. Persiku berusaha bertahan, tetapi gelombang serangan tuan rumah terus datang.
Silverio kembali mencetak gol pada menit ke-32.
Dan pada menit ke-52, pemain tersebut melengkapi malam spektakulernya dengan gol ketiga.
Hattrick Silverio!
Skor berubah menjadi 6-0.
Sampai peluit panjang berbunyi, tidak ada lagi gol yang tercipta. PSMS pun menutup laga kandang pertamanya musim ini dengan pesta enam gol tanpa balas.
Stadion Utama Sumatera Utara menjadi saksi malam spektakuler Ayam Kinantan.
Kemenangan ini sekaligus menjadi tiga poin pertama PSMS dari dua pertandingan musim 2026/2027. Sebelumnya, PSMS bermain imbang 2-2 menghadapi Sumsel United pada laga pembuka.
Meski tampil luar biasa dan menang dengan skor mencolok, pelatih PSMS Eko Purdjianto meminta anak asuhnya tidak terlena.
Baginya, enam gol dan tiga poin hanyalah awal dari perjalanan panjang.
“Alhamdulillah, home pertama kami menang. Kami memang mau menang pada pertandingan itu. Saya ingatkan semua pemain jangan berpuas diri, pertandingan masih panjang,” kata Eko.
Eko ingin energi kemenangan tersebut dibawa ke pertandingan berikutnya. PSMS, kata dia, harus terus memburu kemenangan demi kemenangan.
“Kami butuh setiap pertandingan itu menang. Terima kasih kepada pemain dan seluruh tim. Match berikutnya, kami berikan yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, keputusan menarik Javi dilakukan demi menjaga kondisi sang striker. Javi sebelumnya bermain penuh selama 90 menit dan mengalami masalah pada bagian kaki.
“Dari awal, kami tahu Javi bermain 90 menit dalam pertandingan sebelumnya. Dia ada masalah di kaki. Jadi, kami siapkan dia untuk pertandingan selanjutnya,” jelas Eko.
Kemenangan 6-0 menjadi sinyal keras PSMS dalam persaingan Championship 2026/2027.
Pesta telah usai, tetapi perjalanan masih panjang.
Eko memastikan evaluasi tetap dilakukan agar Ayam Kinantan tidak hanya mampu mencetak banyak gol, tetapi juga menjaga konsistensi dari pertandingan ke pertandingan.
“Perjalanan masih panjang, yang pasti kemenangan itu menjadi modal berharga bagi kami. Meski demikian evaluasi tetap kami lakukan agar ke depan semakin baik,” pungkasnya.
