November 6, 2026

Inalum Dorong Kemandirian Desa: Dua Inovasi Sosial Raih Penghargaan Emas ISDA 2026

0
aceh-2-1792488576094

BATUBARA — PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengukuhkan komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan nasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang adaptif, perusahaan manufaktur ini sukses mengamankan dua predikat Gold dalam ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 di Jakarta pada Selasa (20/10/2026).

Penghargaan yang digelar oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) ini didasarkan pada audit kesesuaian terhadap prinsip ISO 26000 dan 17 parameter Sustainable Development Goals (SDGs).

Kepala Grup Layanan Strategis Inalum, Daniel Hutauruk, menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan program TJSL perusahaan tidak lagi diukur dari nilai nominal stimulan bantuan finansial, melainkan dari level kemandirian masyarakat pasca-intervensi korporasi.

Dua inisiatif sosial di Desa Kuala Tanjung yang dinilai sukses menggerakkan struktur ekonomi mikro warga meliputi:

1. Bank Sampah Berseri (Transformasi Limbah Domestik)

Program ini berhasil mengintegrasikan konsep sirkular ekonomi ke dalam aktivitas rumah tangga warga. Penguatan kelembagaan lokal mampu mengonversi sampah menjadi komoditas ekonomi terukur dengan kinerja operasional tahunan sebagai berikut:

  • Volume Pengolahan Sampah Organik: Mencapai rata-rata 76.444,6 kg per tahun.
  • Volume Pengolahan Sampah Anorganik: Menembus angka 22.346,8 kg per tahun.
  • Dampak Sektoral: Reduksi timbulan sampah lingkungan pemukiman secara masif dan pembukaan rekening nasabah berbasis tabungan sampah bagi masyarakat dan institusi sekolah.

2. Gubuk Jamur Dani (Modernisasi Usaha Mikro Budi Daya)

Intervensi teknologi berupa modernisasi alat produksi terbukti mampu memecah sumbat botol (bottleneck) produktivitas kelompok tani jamur tiram putih lokal.

Berikut adalah matriks performa operasional sebelum dan sesudah intervensi PT Inalum:

Indikator PerformaSebelum IntervensiPasca-Intervensi & Pendampingan
Kapasitas Produksi Harian90 baglog / hari270 baglog / hari
Volume Panen Harian3 – 8,5 kg / hari7 – 22 kg / hari
Penyerapan Tenaga KerjaSkala mandiri / keluarga5 orang pekerja lokal
Pendapatan Kotor Bulanan–Rp8,6 juta / bulan
Pendapatan Bersih BulananBersifat fluktuatifRp3,609 juta / bulan

Manajemen PT Inalum memproyeksikan pencapaian di ajang ISDA 2026 ini sebagai standardisasi baku (benchmark) untuk mereplikasi program pemberdayaan serupa di wilayah lingkar operasional perusahaan lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *