Banjir Belum Surut, Jalan Lintas Suka Maju Lumpuh Total Terjebak Macet Parah Malam Ini
DELI SERDANG – Akses lalu lintas di jalur lintas utama kawasan Suka Maju dilaporkan mengalami kelumpuhan total akibat kemacetan parah yang memanjang pada Selasa (27/10/2026) malam. Kemacetan ekstrem ini dipicu oleh genangan banjir luapan yang hingga larut malam belum juga menunjukkan tanda-tanda surut di badan jalan.
Kondisi di lapangan diperparah oleh tumpukan kendaraan dari berbagai arah yang terjebak di tengah genangan, membuat laju arus transportasi tersendat sepenuhnya.
Mobil Kecil Terancam Tenggelam, Jalur Hanya Bisa Dilalui Kendaraan Besar
Berdasarkan pantauan visual dan kesaksian para pengendara di lokasi kejadian sekitar pukul 23.30 WIB, ketinggian air di titik terdampak banjir terbilang cukup dalam. Genangan air yang tinggi membuat jalur tersebut sangat berisiko dan tidak dapat dipaksakan untuk dilintasi oleh kendaraan roda empat berukuran kecil atau tipe city car.
Sejumlah pengemudi mobil kecil terpaksa menepikan kendaraan mereka atau tertahan di barisan antrean lantaran khawatir kendaraan akan terendam air dan mengalami mati mesin massal jika nekat menerobos banjir. Hingga menjelang tengah malam, praktis hanya kendaraan berukuran besar seperti truk angkutan dan bus antarkota yang terlihat masih mampu menembus titik genangan air dengan kecepatan yang sangat terbatas.
Imbauan bagi Pengendara
Situasi cuaca yang masih tidak menentu di sekitar wilayah hulu membuat pasokan air kiriman ke badan jalan terus bertahan. Para pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan Suka Maju malam ini sangat disarankan untuk:
- Mencari Jalur Alternatif: Menghindari rute Suka Maju sepenuhnya guna mencegah terjebak dalam antrean kemacetan yang berkepanjangan.
- Menunda Perjalanan Kendaraan Kecil: Bagi pemilik mobil berukuran kecil, diharapkan tidak memaksakan diri melintasi area genangan demi keselamatan mesin dan kendaraan.
- Patuhi Arahan Petugas: Mengikuti instruksi rekayasa lalu lintas dari petugas kepolisian maupun relawan yang berada di ujung titik kemacetan.
Petugas gabungan dilaporkan terus berupaya mengurai simpul kepadatan di lokasi sembari menunggu debit genangan air di permukaan jalan berangsur-angsur turun.
