Gelar Piala Gubernur Berbayar Rp120 Ribu di Medan Berujung Ironi: Pelajar Berdesakan, Sanitasi Mampet
MEDAN — Promosi megah kompetisi sains tingkat regional berujung keluhan massal. Pelaksanaan Science Competition Expo (SCE) 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara di Kampus UNSEN Medan, Sabtu (10/10/2026), memicu sorotan tajam akibat dugaan buruknya manajemen krisis dan fasilitas keselamatan dasar.
Ajang yang menarik minat ribuan pelajar asal Aceh hingga Sumatera Barat ini memungut retribusi pendaftaran sebesar Rp120.000 per peserta. Namun, komitmen panitia dalam menyediakan ruang aman dan nyaman bagi anak-anak dipertanyakan.
Di lokasi acara, penumpukan massa tak terhindarkan. Buruknya pengaturan alur masuk dan kapasitas ruangan memaksa para peserta yang masih berusia sekolah berhimpit-himpitan hingga mengalami kelelahan fisik. Kondisi makin diperparah oleh tidak berfungsinya fasilitas sanitasi.
”Anak-anak sudah lemas, saya sendiri hampir pingsan. Air toilet mati dan kondisinya sangat kotor,” ungkap salah satu wali murid yang mendampingi anaknya.
Selain masalah sanitasi dan jadwal yang molor, ketidaksiapan tim medis di area padat pengunjung turut disesalkan. Publik kini mendesak panitia untuk mentransparansikan rasio kapasitas gedung dengan jumlah peserta yang diterima. Hingga laporan ini diterbitkan, pihak penyelenggara belum memberikan penjelasan resmi atas temuan-temuan di lapangan tersebut.
