Pimpin Operasi Skala Besar, Kapolres Labuhanbatu Bongkar Sarang Narkoba di Paindoan
LABUHANBATU – Komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Sumatra Utara kembali dibuktikan lewat tindakan nyata di lapangan. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, turun langsung memimpin Operasi Sarang Narkoba (OSN) berskala besar guna menggerebek sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi pusat transaksi sabu di Lingkungan Paindoan (Pindoan), Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu pada Sabtu (17/10/2026) sore.
Penggerebekan yang melibatkan personel gabungan dari Polres Labuhanbatu bersama Subdenpom I/1-2 Rantauprapat ini merupakan bentuk pelaksanaan dari program prioritas Kapolri dan Kapolda Sumatra Utara untuk membersihkan wilayah dari cengkeraman peredaran narkoba. Langkah taktis ini diambil menyusul adanya laporan dari masyarakat setempat yang resah terhadap tingginya aktivitas mencurigakan di area tersebut.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pria yang masing-masing berinisial HD (36) dan AF (32), yang tercatat sebagai warga Rantauprapat. Selain mengamankan para terduga, tim gabungan juga menyita barang bukti signifikan berupa 13 plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 20,36 gram.
Petugas di lapangan turut menyita sejumlah peralatan pendukung yang ditemukan di lokasi, antara lain satu unit timbangan elektronik, alat isap sabu (bong), telepon genggam, senjata tajam jenis klewang, serta uang tunai senilai Rp550.000 yang diduga merupakan uang hasil transaksi gelap narkoba.
Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan kepolisian, terduga HD mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seorang pria lain berinisial B. Meski petugas sempat melakukan penyisiran intensif di sekitar area pelarian, sosok B dilaporkan berhasil meloloskan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.
Kapolres Labuhanbatu menegaskan bahwa jajarannya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika untuk beroperasi di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi akurat dan membantu jalannya proses penindakan di lapangan demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba.
