November 6, 2026

Tata Estetika Kota: Binjai Mulai Proyek Amputasi Kabel Udara Semrawut

0
1001250599-1792422108343

BINJAI — Langkah progresif guna membenahi wajah tata kota mulai direalisasikan oleh Pemerintah Kota Binjai. Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, turun langsung memantau pengerjaan migrasi massal kabel utilitas, dari yang semula bergelantungan di udara menjadi jaringan terintegrasi di bawah tanah pada Senin (19/10/2026).

Proyek infrastruktur ini digarap melalui kemitraan strategis dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Sumatera Utara. Langkah ini menjadi bagian penting dari realisasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di wilayah Binjai.

Dalam peninjauan tersebut, Hasanul Jihadi didampingi oleh Koordinator Wilayah APJATEL Sumut Jimmy Aswin Siregar, Kadis Kominfo Kota Binjai Muhammad Ikhsan Siregar, serta Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Wahyu Umara.

Pembersihan bentangan kabel fiber optik yang semrawut ini tidak hanya bertujuan mendongkrak aspek visual kota agar lebih tertib dan rapi. Lebih dari itu, langkah penanaman kabel ke dalam tanah (grounding) ini diprioritaskan untuk mengeliminasi potensi bahaya fisik serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

Secara teknis, APJATEL Sumut bertindak sebagai motor penggerak yang mengoordinasikan seluruh operator penyedia layanan telekomunikasi yang beroperasi di Binjai. Sementara untuk urusan konstruksi fisik di lapangan—seperti penggalian tanah dan penanaman pipa pelindung utilitas—dieksekusi oleh kontraktor profesional di bawah pengawasan ketat.

Proses transformasi digital dan estetika kota ini diproyeksikan memakan waktu sekitar empat bulan hingga tahap penyelesaian akhir. Pada fase awal ini, fokus pengerjaan akan menyasar koridor utama yang membentang dari Simpang Megawati hingga kawasan di depan Binjai Mall. Pemerintah daerah berharap modernisasi infrastruktur ini dapat berjalan linier tanpa mengganggu arus mobilitas publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *