HEBOH! Foto Wabup Deli Serdang Dipajang Kumal dan Rusak di Kantor Camat, Lom Lom: Ini Merendahkan Martabat Saya
DELI SERDANG – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mengaku kecewa setelah mengetahui foto resmi dirinya dipajang dalam kondisi rusak dan kumal di salah satu ruangan Kantor Camat Sunggal.
Temuan tersebut langsung menjadi sorotan karena dinilai tidak hanya mencerminkan kelalaian administrasi, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap simbol pemerintahan daerah.
Lom Lom menilai kondisi foto yang tetap terpajang meski sudah tidak layak menimbulkan tanda tanya besar.
Menurutnya, kerusakan yang terlihat jelas seharusnya dapat segera diketahui dan diperbaiki oleh pihak yang bertanggung jawab.
“Kalau sudah rusak seperti itu tetapi masih dipasang, tentu menimbulkan pertanyaan. Saya melihat ada unsur ketidakpedulian, bahkan tidak tertutup kemungkinan ada kesengajaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa foto kepala daerah dan wakil kepala daerah bukan sekadar pajangan dinding, melainkan simbol pemerintahan yang harus dihormati. Karena itu, kondisi foto yang kusam dan rusak dianggap tidak pantas berada di lingkungan kantor pemerintahan.
Meski mengaku kecewa, Lom Lom memilih tidak memperpanjang polemik tersebut. Ia mengatakan fokus utamanya tetap menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati Deli Serdang dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
“Saya tidak ingin larut dalam persoalan ini. Tugas saya adalah bekerja untuk masyarakat Deli Serdang dan menjalankan amanah yang telah diberikan,” katanya.
Lom Lom juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta mengawal berbagai program pembangunan yang menjadi harapan masyarakat Deli Serdang.
Peristiwa ini kembali menyoroti dinamika pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang yang belakangan menjadi perhatian publik.
Sebelumnya, Lom Lom sempat menjadi perbincangan setelah beberapa kali tidak terlihat dalam agenda-agenda penting pemerintah daerah, termasuk pelantikan sejumlah pejabat yang dipimpin langsung oleh Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan.
Ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan resmi sempat memunculkan berbagai spekulasi terkait hubungan politik dan komunikasi di tingkat pimpinan daerah.
Bahkan, muncul dugaan bahwa Wakil Bupati tidak dilibatkan secara penuh dalam sejumlah proses strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Namun saat dimintai tanggapan mengenai isu tersebut, Lom Lom memilih meredam polemik. Ia menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah memastikan para pejabat yang telah dilantik dapat bekerja profesional, melayani masyarakat secara optimal, serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, sebelumnya telah membantah adanya ketidakharmonisan antara Bupati dan Wakil Bupati.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Meski demikian, polemik foto resmi Wakil Bupati yang ditemukan dalam kondisi rusak di Kantor Camat Sunggal terus menjadi perbincangan.
Banyak pihak menilai persoalan tersebut bukan sekadar masalah foto, melainkan menyangkut etika birokrasi, penghormatan terhadap lembaga pemerintahan, serta citra internal Pemkab Deli Serdang di mata masyarakat.
Publik kini menunggu langkah evaluasi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap hubungan antarpimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
