Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Danyonif 100/Prajurit Setia, Tegaskan Regenerasi untuk Jaga Profesionalisme Satuan
Medan, SUMATERA UTARA — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, memimpin langsung jalannya Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 100/Prajurit Setia. Kegiatan penyegaran struktur kepemimpinan militer ini berlangsung secara khidmat di Gedung AH Nasution Lantai II Makodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto KM 7,5 Medan, Selasa (02/06/2026).
Jalannya upacara sertijab ini menandai peralihan tongkat komando satuan elit Infanteri jajaran Kodam I/BB dari pejabat lama, Letkol Inf Agus Muchtadi, S.E., M.I.P., kepada pejabat baru, Letkol Inf Amirul Husin, S.E., M.I.P. Momentum pergantian pimpinan ini berjalan dengan penuh tertib, dihadiri oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Kodam I/Bukit Barisan, para Komandan Satuan (Dansat) jajaran, serta perwakilan prajurit dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD I/Bukit Barisan.
Dalam amanat resminya, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat bukan sekadar momentum seremonial keprotokoleran semata untuk mengganti wajah komandan di lapangan. Lebih dari itu, agenda strategis ini merupakan bagian integral dari dinamika pembinaan organisasi yang dilaksanakan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan. Langkah ini krusial dilakukan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan militer guna memelihara ritme kinerja, menjaga kesinambungan roda organisasi, serta memelihara semangat profesionalisme prajurit.
Pembinaan karir dan organisasi ini juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan para perwira, agar satuan yang dipimpin dapat terus berkembang secara dinamis. Pihak Kodam I/BB memandang tantangan tugas ke depan tidak semakin ringan, melainkan terus bermutasi menjadi lebih kompleks dan multi-dimensi. Oleh karena itu, Yonif 100/PS sebagai salah satu satuan pemukul andalan di wilayah jajaran Sumatera Utara dituntut untuk selalu berada pada tingkat kesiapsiagaan operasional yang tinggi dan memiliki fleksibilitas taktis yang matang.
Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI Hendy Antariksa secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta penghargaan yang tulus kepada Letkol Inf Agus Muchtadi, S.E., M.I.P., atas segala dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengorbanan yang telah diberikan selama memangku jabatan sebagai Danyonif 100/PS. Di bawah kepemimpinan Letkol Inf Agus Muchtadi, Batalyon Infanteri 100/Prajurit Setia dinilai berhasil menorehkan berbagai capaian positif dan prestasi yang membanggakan. Keberhasilan tersebut terlihat nyata dalam bidang peningkatan intensitas latihan, pembinaan personel, hingga pemeliharaan material satuan, sehingga Yonif 100/PS tetap solid, berdisiplin tinggi, disegani, dan berprestasi.
Pangdam I/BB berharap agar seluruh pengalaman berharga, kematangan kepemimpinan, dan kesuksesan tugas yang diperoleh selama memimpin batalyon pemukul tersebut dapat dijadikan sebagai bekal yang sangat berharga sekaligus modal dasar dalam mengemban amanah tugas baru yang tidak kalah pentingnya, yakni sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0207/Simalungun.
Sementara itu, beralih kepada pejabat baru, Letkol Inf Amirul Husin, S.E., M.I.P., yang kini resmi menyandang amanah sebagai Danyonif 100/PS, Pangdam I/BB mengucapkan selamat atas kepercayaan strategis yang telah diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat. Mayjen TNI Hendy Antariksa memberikan penekanan khusus bahwa jabatan komandan batalyon bukan sekadar sebuah kehormatan, kebanggaan, atau fasilitas protokoler semata. Jabatan tersebut merupakan sebuah tanggung jawab besar di hadapan hukum, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa, yang menuntut adanya keteladanan sikap, ketajaman kepekaan terhadap situasi anggota, serta kemampuan manajerial yang matang dari seorang perwira menengah.
Menutup amanat resminya, pimpinan tertinggi Kodam I/Bukit Barisan tersebut menaruh harapan besar kepada Letkol Inf Amirul Husin agar mampu mempertahankan sekaligus melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dirintis oleh komandan sebelumnya. Danyonif yang baru juga diinstruksikan untuk terus melakukan inovasi taktis dan meningkatkan kualitas pembinaan satuan di pangkalan. Langkah ini penting agar Yonif 100/Prajurit Setia tetap eksis menjadi satuan yang berprestasi, profesional, dicintai rakyat, serta selalu berada dalam kondisi siap digerakkan kapan pun negara mempercayakan tugas suci untuk mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
