November 6, 2026

Hendak Balap Liar di Exit Tol Lima Puluh, 7 Remaja dan 7 Motor Diamankan

0
balapan_liar

BATU BARA – Aksi balap liar yang diduga hendak digelar di kawasan Exit Tol Lima Puluh digagalkan polisi. Tujuh remaja bersama tujuh unit sepeda motor diamankan dalam operasi gabungan Polres Batu Bara dan empat Polsek jajaran, Minggu (20/9/2026) dini hari.

Ketujuh remaja tersebut diamankan saat petugas melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan dan kejahatan jalanan.

Operasi tidak hanya dipusatkan di Exit Tol Lima Puluh. Tim gabungan juga menyisir Ringroad Taman Lima Puluh Kota, jalan umum RSUD OK Arya Zulkarnain, Access Road Inalum, serta Jalinsum Indrapura-Kisaran.

Penyisiran kemudian diperluas ke sejumlah titik lainnya, di antaranya Jalinsum menuju Labuhan Ruku, Desa Sumber Padi dan Desa Simpang Gambus.

Sementara itu, personel Polsek Talawi bergerak ke Simpang Beringin, Pelabuhan Bom dan Pajak Inpres Tanjung Tiram.

Polsek Air Putih menyasar Lapangan Kelurahan Indrasakti, Jalinsum Desa Sipare-Pare, SPBU Desa Sipare-Pare serta sejumlah lokasi yang dipetakan rawan tindak pidana 3C.

Sedangkan personel Polsek Medang Deras menyisir Access Road Inalum Desa Lalang hingga Exit Tol Kuala Tanjung.

Operasi gabungan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Batu Bara Iptu Devi Siringo-ringo. Sasaran penindakan tidak hanya balap liar, tetapi juga begal, premanisme, kejahatan 3C, tawuran, geng motor serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Kasi Humas Polres Batu Bara AKP Pardamean Tamba mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang melibatkan seluruh Polsek jajaran.

Menurutnya, kegiatan itu dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Polres Batu Bara.

“Ops melalui KRYD yang diikuti seluruh Polsek jajaran untuk menciptakan kondusifitas di wilayah hukum Polres Batu Bara,” ujar Tamba.

Polisi juga mengingatkan peran orang tua dalam mencegah anak-anak terlibat aktivitas yang berpotensi mengarah pada gangguan kamtibmas.

Tamba mengimbau para orang tua agar lebih aktif membimbing sekaligus mengawasi anak-anak mereka, terutama yang mulai memasuki usia remaja.

Orang tua diminta memastikan anak-anak tidak bebas berkeliaran di luar rumah hingga larut malam, terlebih di lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya kelompok remaja dan aktivitas balap liar.

Operasi serupa akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan jalanan serta gangguan keamanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *